Senin, 11 Februari 2013

PANTAI BANYU TIBO, Keindahan Lain Pesona Tersembunyi Pantai Pacitan


PANTAI BANYU TIBO
Keindahan Lain Pesona Tersembunyi Pantai Pacitan




Bicara tentang pantai, biasanya yang terbayang di benak kita adalah landscape luas dengan bentangan pasir, debur ombak, batu-batu karang dan lambaian pohon kelapa. Dan itu pula yang biasanya selalu menjadikan daya tarik dari sebuah pantai.
Tetapi di Pacitan atau lebih tepatnya lagi di Desa Widoro Kecamatan Donorojo, ada sebuah pesona lain yang layak dinikmati bagi penggemar wisata pantai maupun penggiat wisata alam lainnya, yaitu sebuah air terjun. Penduduk setempat menyebutnya “Banyu Tibo” atau dalam bahasa Indonesianya artinya “air terjun”. 


Jika cuma air terjun biasa mungkin tidaklah sebegitu menarik, tetapi  ada yang membuat Banyu Tibo menjadi sangat menarik, yaitu air terjun ini terletak tepat berada di tepi bibir pantai.


Air terjun ini berasal dari sebuah sungai kecil yang  jernih dan tidak pernah kering walaupun di musim kemarau. Aliran air inilah yang berakhir dengan terjun dan menyatu dengan debur ombak laut selatan disebuah teluk kecil yg dikelilingi batu karang.


Berbagai aktivitas bisa dilakukan pengunjung di pantai ini. Yang hobby mancing bisa mencoba spot mancing disekitar  area pantai ini. Karena pinggir pantai didominasi tebing-tebing karang, teknik rock fishing yang banyak dipakai oleh mancing mania.


Pengunjung pun sebenarnya bisa turun ke area pasir dan mandi di air terjun, tetapi tentunya butuh keberanian dan harus menunggu waktu air laut sedang surut. Untuk turun ke lokasi pasir harus melalui tebing-tebing karang jadi dibutuhkan keahlian panjat tebing atau lebih aman lagi pakai alat semacam tangga ataupun tali.



Bagaimana rute menuju ke Pantai Banyu Tibo?
Jalur termudah menuju Pantai Banyu Tibo adalah melalui jalur ke Goa Gong. Dari jalan utama Pacitan – Solo, tepatnya di pertigaan dekat Masjid Besar Punung (jika dari Pacitan setelah Pasar Punung). Dari pertigaan ini jika dari arah Pacitan belok kiri, sampai ketemu pertigaan lagi ambil kanan, ikuti terus jalan aspal jalur Goa Gong. Setelah sampai kompleks Goa Gong, terus ambil jalan jurusan Kalak (ada papan penunjuk arah). Sampai di perempatan Balai Desa Kalak, ambil kiri setelah melewati Pasar Kalak ketemu pertigaan, ambil jalan yang kanan arah desa Widoro. Ikuti terus jalan ini sampai ketemu petunjuk informasi  di depan bak besar penampungan air yang mengarahkan ke Pantai Banyu Tibo. Dari petunjuk arah ini selanjutnya melewati jalan yang sudah dirabat dua jalur. Jika bertemu pertigaan, ambil jalan yang kanan, ikuti terus jalan ini maka akan sampai Pantai Banyu Tibo. Mobil sebenarnya bisa masuk sampai tepi pantai ini, tetapi agak susah karena beberapa meter dari pantai, jalan rabatnya Cuma satu jalur.




Karena pantai ini belum dikelola sebagai pantai wisata, maka jangan berharap ada fasilitas yang selayaknya ada di pantai wisata seperti toilet maupun warung, jadi jangan lupa untuk bawa bekal. Disana hanya ada shelter nelayan yang bisa dimanfaatkan untuk berteduh. 


Tapi percayalah, dengan segala keterbatasannya itu Pantai Banyu Tibo justru menunjukkan kealamiannya, dan layak dijadikan salah satu tujuan wisata anda di Kabupaten Pacitan. Ayo berwisata ke Pacitan. @rif




Rabu, 05 Oktober 2011

MENGUAK PESONA PANTAI NDANGKAL

Mempesona!!

Ungkapan yang paling tepat begitu menikmati indahnya Pantai Ndangkal. Perjalanan melelahkan melewati jalan yang naik turun berkelak-kelok seakan terbayar tuntas begitu sampai di kawasan pantai ini.

Pantai yang terletak di Desa Worawari Kecamatan Kebonagung ini memang benar-benar memanjakan mata pengunjung yang datang. Bayangkan, mau masuk pantai saja sudah disambut hamparan luas menghijau menyejukkan mata dari areal pesawahan petani yang dibatasi sungai di kanan kirinya dengan pohon kelapa yang berjajar disepanjang sisinya. Kemudian perjalanan dilanjutkan melewati jalan setapak yang bisa dilewati sepeda motor, menyusuri sungai yang mengalir jernih dan bermuara di bibir pantai. Begitu sampai di pantai langsung telihat hamparan pasir dan debur ombak khas pantai selatan.

Pantai berpasir bersih sepanjang kurang lebih 500 meter ini berupa teluk yang dibatasi tebing yang menjulang tinggi di kedua sisinya. Sedangkan antara pantai dan kawasan persawahan di batasi oleh muara sungai yang lumayan lebar, sehingga jika mau menginjakkan kaki di kawasan pasir pantai harus terlebih dahulu menyeberangi sungai tersebut. Disinilah tantangan sekaligus keasyikannya, harus mau berbasah-basah. Hanya saja perlu sedikit berhati-hati ketika menyeberang, karena ketika air laut pasang ketinggian air bisa mencapai leher orang dewasa.

Aktivitas apa yang memungkinkan dilakukan di Pantai Dangkal?
Harus diakui kalau kawasan Pantai Dangkal adalah pantai yang sangat komplit untuk kegiatan wisata alam. Mulai dari camping, mancing, berenang, sampai kegiatan yang agak ekstrem seperti surfing dan panjat tebing. Bahkan bagi yang bosan dengan suasana kota, aktifitas petani setempat yang sedang mengolah areal persawahannya ataupun nelayan yang sedang menjala ikan bisa menjadi daya pikat tersendiri.



Nah, bagi penggemar wisata alam, Pantai Ndangkal bisa dijadikan salah satu tujuan liburan anda di Pacitan. Pantai ini dari pusat Kota Pacitan bisa ditempuh selama kurang lebih 45 menit. Akses menuju Pantai Ndangkal bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Sayangnya kalau menggunakan mobil tidak bisa langsung sampai di tepi pantai tetapi harus berjalan kaki dulu sekitar setengah kilometer untuk sampai di bibir pantai. Di pantai ini pun jangan berharap menjumpai pedagang ataupun warung makanan, jadi ada baiknya menyiapkan sendiri bekal dari rumah.

Namun hal tersebut tentunya tidak mengurangi pesona Pantai Ndangkal. Justru kealamiannyalah yang menjadi daya tarik tersendiri, apalagi ditunjang dengan panorama yang mempesona serta kesatuan antara keindahan alam dengan kehidupan budaya khas penduduk setempat menyajikan harmoni alam yang menjanjikan pengalaman yang tak terlupakan. (@rif)