Minggu, 20 Oktober 2013

Pantai Babakan Tuguragung, Pesona Tersembunyi di Antara Reruntuhan Karst

Pantai Babakan Tuguragung???

Tentunya banyak diantara masyarakat Pacitan yang belum begitu mengenalnya, walaupun lokasinya sebenarnya terbilang dekat dengan pusat kota Pacitan. 
Terletak di Dusun Tuguragung Desa Dadapan, pantai ini seolah tersembunyi di bawah perbukitan kapur. Aksesnya yang sulit apalagi kawasan perbukitan di atas pantai ini merupakan area yang tergolong “terlarang” karena merupakan arena latihan tembak TNI, sehingga membuat pantai ini seolah terisolasi dari peradaban.

Rute menuju pantai ini dari kota Pacitan lewat jalur bus jurusan Solo. Setelah sampai Monumen Tumpak Rinjing belok kiri ambil jalan kecil yang naik. Ikuti terus jalan yang berupa jalan aspal yang sudah  mulai rusak sampai di lapangan tembak TNI. Di lapangan ini ada bangunan semacam pos, nah kendaraan hanya bisa sampai lokasi ini. 

Dari lapangan tembak ini, jika mengarahkan pandangan mata ke selatan akan tampak pemandangan laut lepas.


Pemandangan Laut Selatan dilihat dari Lapangan Tembak


Dari Pos Lapangan Tembak ikuti jalan setapak menuruni bukit untuk menuju pantai. Banyak percabangan jalan setapak, usahakan ambil yang kiri. Menjelang sampai pantai kondisi jalan setapak semakin curam dan licin jadi harus lebih ekstra hati-hati. 


Pantai Babakan dilihat dari atas
Lokasi pantai tersembunyi di bawah perbukitan

Menuju pantai harus melewati ladang-ladang penduduk


Dasar pantai didominasi batu-batu karang


Jernih dan bersih


Jalan setapak menuju pantai


15 menit menuruni jalan setapak kita akan sampai di pantai yang didominasi batu-batu karang. Garis pantai sekitar 500 meter. Di bagian barat merupakan pantai pasir dengan batu-batu karang, sedangkan di bagian timur hanya berupa batu-batu karang.

Pantai barat didominasi pasir












Secara umum pantai babakan sangat bersih karena jarang dikunjungi orang. Aksesnya yang sulit membuat pantai ini hanya cocok untuk wisata adventure. Jika ke pantai ini pastikan bawa bekal yang cukup baik air minum maupun makanan. Selamat berpetualang.



Minggu, 31 Maret 2013

PANTAI BUYUTAN, SURGA TERSEMBUNYI DI PACITAN.



PANTAI BUYUTAN, SURGA TERSEMBUNYI DI PACITAN.


Dimana lokasi di Pacitan yang paling asyik buat menyaksikan matahari tenggelam??? Anda akan tahu jawabannya setelah ke Pantai Buyutan.

Pantai Buyutan terletak di Desa Widoro Kecamatan Donorojo. Jalur termudah menuju Pantai Buyutan adalah melalui jalur ke Goa Gong. Dari jalan utama Pacitan – Solo, tepatnya di pertigaan dekat Masjid Besar Punung (jika dari arah Kota Pacitan berarti setelah SPBU Punung). Dari pertigaan ini jika dari arah Pacitan belok kiri, sampai ketemu pertigaan lagi ambil kanan, ikuti terus jalan aspal jalur Goa Gong. Setelah sampai kompleks Goa Gong, terus ambil jalan jurusan Kalak (ada papan penunjuk arah). Sampai di perempatan Balai Desa Kalak, ambil kiri setelah melewati Pasar Kalak ketemu pertigaan, ambil jalan yang kanan arah desa Widoro. Ikuti terus jalan ini sampai ketemu pertigaan dengan papan petunjuk informasi menuju Pantai Buyutan yg terletak di kiri jalan. Nah, ikuti jalanan yg menurun ini. Awalnya jalan aspal kemudian masuk ke jalan rabat. Jika ada percabangan jalan ikuti terus jalan yang lurus. Di beberapa titik jalan masih berupa jalan makadam dan mendekati lokasi pantai kembali melewati jalan rabat. 


Lokasi pantai diawali dengan hamparan persawahan yang sangat luas dan rata, dengan hiasan gubuk-gubuk petani yang menyajikan panorama landscape yang sangat menawan terutama jika kita kesana pagi atau senja hari. 


Ketika sampai di ujung jalan atau di ujung selatan kawasan persawahan ini, pesona sesungguhnya barulah nampak di hadapan kita. Sebuah pantai yang tersembunyi di bawah areal pesawahan. Pantai dengan pasir putih yang menghampar sepanjang tepiannya dengan air laut yang sangat jernih sungguh menyajikan pesona alam yang tidak terlupakan.
Kita bisa saja berhenti sampai sini untuk menikmati pantai dari atas (lokasi ini merupakan salah satu lokasi paling tepat untuk menikmati sunset di pantai). Kita juga bisa menuju ke kawasan pantai dengan berjalan kaki karena kendaraan biasa tidak bisa turun ke areal pantai yang menurun dan berkelok curam. 


Pantai buyutan mempunyai ciri khas batu-batu karang yang beraneka bentuk, ada yg berbentuk mirip perahu, dan yang paling khas berbentuk seperti mahkota dewa. Konon menurut mitos yang diceritakan oleh penduduk setempat, batu ini dulunya merupakan mahkota dewa Narada yang terjatuh ketika sedang terbang di kawasan itu.



Kawasan pantai juga ada tanah lapang yang lumayan luas cocok digunakan bagi anda yang berminat camping. Ada juga sumber air tawar kecil yang bisa digunakan untuk kebutuhan memasak/minum dan juga mandi/berbilas setelah bermain air laut.



Perlu sedikit berhati-hati di pantai ini terutama bagi yang berkemah, karena di tebing-tebing di belakang kawasan pantai merupakan habitat yang dihuni kawanan monyet. Tidak terlalu mengganggu sebenarnya karena mereka pada dasarnya takut dengan manusia, tapi tidak ada salahnya untuk waspada terutama terhadap barang-barang bawaan kita.




Pantai Buyutan walaupun belum dikelola sebagai pantai wisata, tetapi tetap menyajikan fasilitas alam yang tentunya sangat mendukung pesona keindahannya yang bagaikan surga yang tersembunyi. Ayo berwisata ke Pacitan. @rif.

PANTAI KUNCIR, SIMFONI KHAS OMBAK LAUT SELATAN



PANTAI KUNCIR, SIMFONI KHAS OMBAK LAUT SELATAN




Pantai Kuncir terletak di Desa Jetak Kecamatan Tulakan. Akses termudah Untuk menuju pantai ini dari Kota Pacitan adalah melalui JLS. Sekitar 20 menit perjalanan sudah masuk wilayah Desa Jetak, lihat di kanan jalan ada papan penunjuk arah menuju Pantai Pidakan.



Dari JLS ini akses selanjutnya melalui jalan makadam yang lumayan licin apalagi jika di musim penghujan. Sekitar 250 meter kita sudah bisa menginjakkan kaki di Pantai Pidakan. Nah Pantai Kuncir itu terletak di baratnya Pantai Pidakan. Sebenarnya Pantai Kuncir dan Pidakan itu masih satu lokasi, hanya saja penduduk setempat menyebut pantai yang  menghadap selatan sebagai Pantai Pidakan sedangkan Pantai yang menghadap timur disebut sebagai Pantai Kuncir. Disebut Pantai Kuncir karena di area pantai ini ada batu-batu karang besar yang khas yang dinamakan “watu kuncir”.



Pantai kuncir ini tepian pantainya didominasi oleh batu-batu pantai yang bulat-bulat sebesar buah kelapa. Ketika laut sedang pasang besar, disarankan kita tidak menuju area tepi pantai karena ombaknya besar sampai menghantam area pertanian penduduk, sehingga banyak pohon tumbang terkena abrasi ombak laut selatan ini. 



Nah, ketika laut mulai surut disini keasyikannya. Kita bisa bermain-main air dan bisa juga memancing ataupun mencari kerang. Jika kebetulan sedang waktunya “pasatan” (pasatan = pasang surut), banyak penduduk setempat yang berbondong-bondong ke kawasan pantai ini untuk mencari kerang sehingga suasana menjadi lebih ramai, dan biasanya kondisi ini terjadi ketika sore hari menjelang matahari terbenam.


Ayo berwisata ke Pacitan. @rif.

MENYIBAK KESUNYIAN PANTAI KUNIR



MENYIBAK KESUNYIAN PANTAI KUNIR


Kabupaten Pacitan terkenal mempunyai pantai-pantai yang indah mulai dari ujung barat sampai ujung timur garis pantainya. Cuma karena jarang terekspose maka banyak diantaranya yang belum dikenal bahkan oleh kebanyakan masyarakat Pacitan sendiri. Salah satunya adalah Pantai Kunir.




Pantai Kuncir tepatnya terletak di Desa Pager Kidul Kecamatan Sudimoro. Dari pusat kota Pacitan, sekitar setengah jam perjalanan melalui JLS (Jalan Lintas Selatan) sampailah di pertigaan depan Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo, ambil kanan masuk di jalan jurusan Lorok – Trenggalek. Sekitar 10 menit sampailah di penunjuk arah Pantai Kunir yg terletak di kanan jalan. Sayangnya setelah penunjuk arah ini tidak ada papan penunjuk arah lagi, sehingga begitu masuk bertemu pertigaan ambil jalan yg ke kiri. Susuri terus jalan ini yang mayoritas masih berupa jalan makadam, tetapi di jalan-jalan yg agak sulit sudah dirabat beton. 


Setelah perjalanan sekitar 1,8 Km, sampailah kita di lokasi Pantai Kunir. Begitu masuk lokasi langsung disambut hamparan rumput di tanah lapang yang seluas lapangan sepak bola, sangat cocok dipakai buat area perkemahan.




Pantai Kunir merupakan pantai berpasir yg membentang sekitar setengah kilometer. Di ujung timur pantai terdapat sungai yang berpagar tebing bebatuan kapur khas pantai Pacitan. 


Berbatasan dengan kawasan perkebunan penduduk yang banyak ditumbuhi pohon kelapa, dan beberapa pohon besar yang  tumbuh di tepi pantai membuat pantai ini terasa nyaman untuk refreshing. Hutan yang masih lebat di seputar sungai yang bermuara di Pantai Kuncir membuat nuansa terasa sunyi, apalagi pantai ini juga sangat jarang dikunjungi wisatawan karena memang belum begitu dikenal luas di kalangan masyarakat Pacitan sendiri.



Kesunyian Pantai Kuncir memberi nilai tambah tersendiri bagi anda yang ingin melepaskan diri sejenak dari kebisingan kota. Tanah lapang yang luas dan berumput serta ketersediaan air tawar dari sungai cocok bagi yang ingin berkemping. 


Hanya saja jika ke pantai ini jangan lupa untuk membawa bekal, karena tidak ada pedagang yang berjualan di kawasan pantai ini. Akses ke pemukiman penduduk terdekat ya di sekitar penanda masuk dari jalan utama Lorok-Pacitan. Terlepas dari segala kekurangan dan kelebihannya, Pantai Kunir bisa dijadikan salah satu alternatif menikmati liburan di Pacitan. Ayo berwisata ke Pacitan. @rif.

Senin, 11 Februari 2013

PANTAI BANYU TIBO, Keindahan Lain Pesona Tersembunyi Pantai Pacitan


PANTAI BANYU TIBO
Keindahan Lain Pesona Tersembunyi Pantai Pacitan




Bicara tentang pantai, biasanya yang terbayang di benak kita adalah landscape luas dengan bentangan pasir, debur ombak, batu-batu karang dan lambaian pohon kelapa. Dan itu pula yang biasanya selalu menjadikan daya tarik dari sebuah pantai.
Tetapi di Pacitan atau lebih tepatnya lagi di Desa Widoro Kecamatan Donorojo, ada sebuah pesona lain yang layak dinikmati bagi penggemar wisata pantai maupun penggiat wisata alam lainnya, yaitu sebuah air terjun. Penduduk setempat menyebutnya “Banyu Tibo” atau dalam bahasa Indonesianya artinya “air terjun”. 


Jika cuma air terjun biasa mungkin tidaklah sebegitu menarik, tetapi  ada yang membuat Banyu Tibo menjadi sangat menarik, yaitu air terjun ini terletak tepat berada di tepi bibir pantai.


Air terjun ini berasal dari sebuah sungai kecil yang  jernih dan tidak pernah kering walaupun di musim kemarau. Aliran air inilah yang berakhir dengan terjun dan menyatu dengan debur ombak laut selatan disebuah teluk kecil yg dikelilingi batu karang.


Berbagai aktivitas bisa dilakukan pengunjung di pantai ini. Yang hobby mancing bisa mencoba spot mancing disekitar  area pantai ini. Karena pinggir pantai didominasi tebing-tebing karang, teknik rock fishing yang banyak dipakai oleh mancing mania.


Pengunjung pun sebenarnya bisa turun ke area pasir dan mandi di air terjun, tetapi tentunya butuh keberanian dan harus menunggu waktu air laut sedang surut. Untuk turun ke lokasi pasir harus melalui tebing-tebing karang jadi dibutuhkan keahlian panjat tebing atau lebih aman lagi pakai alat semacam tangga ataupun tali.



Bagaimana rute menuju ke Pantai Banyu Tibo?
Jalur termudah menuju Pantai Banyu Tibo adalah melalui jalur ke Goa Gong. Dari jalan utama Pacitan – Solo, tepatnya di pertigaan dekat Masjid Besar Punung (jika dari Pacitan setelah Pasar Punung). Dari pertigaan ini jika dari arah Pacitan belok kiri, sampai ketemu pertigaan lagi ambil kanan, ikuti terus jalan aspal jalur Goa Gong. Setelah sampai kompleks Goa Gong, terus ambil jalan jurusan Kalak (ada papan penunjuk arah). Sampai di perempatan Balai Desa Kalak, ambil kiri setelah melewati Pasar Kalak ketemu pertigaan, ambil jalan yang kanan arah desa Widoro. Ikuti terus jalan ini sampai ketemu petunjuk informasi  di depan bak besar penampungan air yang mengarahkan ke Pantai Banyu Tibo. Dari petunjuk arah ini selanjutnya melewati jalan yang sudah dirabat dua jalur. Jika bertemu pertigaan, ambil jalan yang kanan, ikuti terus jalan ini maka akan sampai Pantai Banyu Tibo. Mobil sebenarnya bisa masuk sampai tepi pantai ini, tetapi agak susah karena beberapa meter dari pantai, jalan rabatnya Cuma satu jalur.




Karena pantai ini belum dikelola sebagai pantai wisata, maka jangan berharap ada fasilitas yang selayaknya ada di pantai wisata seperti toilet maupun warung, jadi jangan lupa untuk bawa bekal. Disana hanya ada shelter nelayan yang bisa dimanfaatkan untuk berteduh. 


Tapi percayalah, dengan segala keterbatasannya itu Pantai Banyu Tibo justru menunjukkan kealamiannya, dan layak dijadikan salah satu tujuan wisata anda di Kabupaten Pacitan. Ayo berwisata ke Pacitan. @rif